Skip to main content

Fungsional Apple Watch Mendatang Tidak Akan Terlalu Bergantung Pada iPhone Lagi

Apple Watch merupakan smartwatch di mana ia memerlukan iPhone yang dihubungkan untuk dapat bekerja. Misalnya, sampai versi seluler Apple Watch diluncurkan, pengguna perlu memastikan smartwatch mereka dipasangkan dengan iPhone mereka untuk menerima panggilan telepon dan untuk mengakses internet. Sementara itu telah berubah, Apple Watch masih cukup tergantung pada iPhone.

Contoh lain adalah aplikasi, di mana jika Anda ingin mengunduh aplikasi Apple Watch, Anda harus mengunduh aplikasi melalui iPhone Anda. Namun, itu bisa segera berubah karena menurut laporan dari Bloomberg, telah terungkap bahwa dalam pembaruan besar berikutnya untuk watchOS, Apple dapat memberikan Apple Watch kemandirian yang lebih besar, sehingga tidak bergantung lagi pada iPhone.

Ini akan dilakukan dengan memberikan Apple Watch layanan App Store sendiri yang dapat diakses melalui jam tangan itu sendiri. Dengan begitu, jika pengguna ingin mengunduh aplikasi WatchOS, mereka dapat melakukannya meski jauh dari perangkat iPhone. Namun, bagi mereka yang tidak memiliki versi seluler dari Apple Watch, Anda masih harus menjaga smartwatch dan iPhone berdekatan satu sama lain untuk menerima pemberitahuan, jadi tetap ada hal yang perlu dipertimbangkan.

Namun, jika Anda memiliki versi seluler dari Apple Watch, maka pembaruan watchOS yang akan datang mungkin perlu diperhatikan. Apple diharapkan mengumumkan pembaruan besar untuk Apple Watch berikutnya di WWDC bulan depan. Kita nantikan saja kabar selanjutnya.

Bocoran Vivo X50 Beredar di Internet

Vivo dikabarkan akan segera meluncurkan smartphone vivo X50 dan X50 Pro.

Sebelumnya Vivo juga telah menampilkan video singkat terkait smartphone Vivo X50 Pro yang dilengkapi stabilisasi kamera layaknya gimbal dengan optik canggih yang bertindak seperti mata manusia.

Diperkirakan smartphone tersebut akan hadir dengan mikro gimbal yang stabil seperti smartphone konsep APEX 2020.

Dikutip dari GSM Arena, ni akan memungkinkan X50 untuk memiliki kemampuan stabilisasi yang lebih baik saat mengambil foto dan video daripada sistem OIS biasa.

Sementara X50 Pro juga akan menampilkan layar AMOLED 6,56 inci FHD+, dengan punch hole di sudut kiri atas layar untuk menempatkan kamera selfie-nya.

Keduanya juga memiliki pengaturan kamera berbeda. Selain itu, Vivo juga merilis video promo, yang memperlihatkan kemampuan kamera X50 Pro. Smartphone tersebut bisa melakukan 60x hybrid zoom.

Seri Vivo X50 dijawalkan akan debut pada 1 Juni 2020. Menjelang kehadirannya, bocoran tentang kedua smartphone diprediksi akan kembali muncul.

Selain akan merilis X50 dan X50 Pro, Vivo juga akan merlis earphone terbarunya bernama TWS Neo.

TWS Neo diketahui akan menjadi varian yang lebih terjangkau dari Earphone TWS vivo tahun lalu.

Dari segi desain, TWS Neo terlihat cukup identik dengan seri pendahulunya dengan pendekatan stem in-ear dan casing berbentuk oval. Earphone ini juga hanya akantersedia dalam varian warna Putih dan Biru Tua. Perusahaan juga telah menampilkan video singkat yang memperlihatkan kualitas suara yang baik dan latensi rendah.

Diketahui TWS Neo dijadwalkan meluncur pada tanggal 1 Juni, bersama smartphone seri Vivo X50.

Samsung Galaxy Note 20 Bakal Dirilis Online

Samsung dikabarkan bakal merilis Galaxy Note 20 secara online. Ini menjadi momen pertama bagi Samsung meluncurkan perangkat andalannya secara daring.

Peluncuran seri Galaxy Note 20 diperkirakan berlangsung pada Agustus mendatang, dikutip dari GSMarena, Sabtu (23/5). Kabarnya, Samsung tak hanya merilis Note 20 dan Note 20+, tetapi juga meluncurkan perangkat Galaxy Fold 2.

Melalui laporan pendapatan Q1 2020 lalu, Samsung juga telah mengklarifikasi bahwa peluncuran seri Note 20 dan Fold 2 akan jatuh pada paruh kedua tahun ini.

Meski begitu, keputusan merilis perangkat andalan secara online tak hanya dilakukan Samsung. Sebelumnya, Huawei juga merilis P40 Pro secara online pada Maret lalu.

Hal ini juga tak terlepas dari batalnya ajang pameran teknologi Mobile World Congress (MWC). Sehingga, banyak brand smartphone yang terpaksa merilis perangkat secara online.

Menariknya, peluncuran secara virtual melalui siaran langsung juga mengisyaratkan stabilnya perusahaan di tengah pandemi Covid-19.

Sayangnya, belum ada detil pasti terkait tanggal peluncuran ponsel Flagship Samsung. Sejauh ini, Samsung juga belum memberikan informasi lebih lanjut.

DxOMark Ungkap Hasil Pengujian Kamera Galaxy S20 Plus

DxOMark merilis ulasannya tentang sistem kamera Samsung Galaxy S20+ (Plus). Dikutip Sindonews, berbeda dengan S20 Ultra yang menggunakan pixel binning pada sensor utama 108MP, Galaxy S20 Plus menggunakan sensor 12 MP dengan piksel 1,6nm yang besar.

Susunan kamera ini memiliki tiga kamera lain, masing-masing ultra wide (12 MP), telefoto (24 MP), dan sensor kedalaman (0,3 MP) untuk bidikan bokeh.

Galaxy S20 Plus menerima skor keseluruhan 118, terdiri dari skor fotografi 127 dan skor video 100. Kekuatannya dalam foto diam dikaitkan dengan eksposur yang sangat baik, rentang dinamis luas, warna-warna cerah, dan kamera ultra lebar brilian.

DxOMark melihat paparan akurat yang luar biasa bahkan dalam kondisi yang lebih menantang dan keseimbangan putih nan akurat.

Kemampuan zoom-nya tidak mengesankan. Kamera zoom 64 MP miliknya digunakan untuk memotong gambar dari pemandangan, yang bisa bagus dalam pencahayaan terang. Tetapi detailnya lebih lembut dalam pemotretan zoom jarak menengah dan lebih panjang. Foto Potret kuat, dengan bokeh yang meyakinkan, meskipun tidak cukup baik untuk mendapatkan skor teratas.

Rentang dinamis untuk video sangat bagus di luar ruangan, meskipun bukan yang terbaik -tetapi dengan saturasi tinggi. Detailnya tinggi dalam video 4K, meskipun bisa agresif dengan ketajaman.

Fokus otomatis beradaptasi cepat dan melacak objek dengan baik. Stabilisasi bukan yang terbaik, tapi dianggap DxOMark melakukan tugasnya saat mengubah tampilan.

Deretan Ponsel Pintar dengan Baterai Berkapasitas Besar

Baterai menjadi komponen penting pada ponsel. Semakin besar kapasitas baterai, maka kemampuan ponsel untuk tetap menyala akan lebih panjang.

Dengan demikian, produktivitas pengguna bisa semakin meningkat karena ponsel tidak sering di-charge. Berikut ini beberapa ponsel yang memiliki daya tahan baterai terbaik.

Samsung Galaxy S10 Plus

Samsung Galaxy S10 Plus memiliki kapasitas baterai 4.100 mAh. Perangkat tersebut masuk dalam jajaran ponsel dengan baterai terbaik, dilengkapi dengan tiga kamera di bagian belakang, dua di depan, dan desain all-screen untuk layar 6,4 inci.

Huawei P30 Pro

Huawei P30 Pro sedikit lebih besar dari sisi kapasitas baterai dibanding Samsung Galaxy S10 Plus. Huawei P30 Pro punya kapasitas baterai 4.200 mAh dengan layar 6,47 inci.

Huawei P30 Pro memiliki empat kamera belakang di bagian punggung, chipset high-end, dan pemindai sidik jari dalam layar.

iPhone 11 Pro Max

iPhone 11 Pro Max masuk dalam jajaran ponsel dengan baterai terbaik. Ponsel besutan Apple ini didukung baterai 3.969 mAh dan kabarnya bisa bertahan lebih lama hingga lima jam dibandingkan iPhone XS Max.

iPhone 11 Pro Max didukung layar 6,5 inci dengan fitur tiga lensa kamera, fitur facial recognition dan sistem operasi iOS.

Moto E5 Plus

Moto E5 Plus menandingi Mate 20 X dengan baterai 5.000 mAh. Baterai memastikan bahwa Moto E5 Plus dapat bertahan selama dua hari penuh. Ponsel ini mendukung fitur pengisian daya yang cepat.

Ponsel mengusung spesifikasi kamera belakang 12MP, RAM 2GB, layar 6-inci 720 x 1440, chipset Snapdragon 425 dan pemindai sidik jari.

OnePlus 7T Pro

OnePlus 7T Pro merupakan ponsel flagship yang dibekali dengan kapasitas 4.085 mAh. Perangkat didukung fitur charging cepat 30W, menghasilkan 68% dalam waktu 30 menit. Ponsel dilengkapi layar 6,67 inci, chipset Snapdragon 855 Plus, RAM hingga 12GB serta kamera selfie pop-up.

 

Instagram Hadirkan Fitur Baru Perangi Cyber Bullying

Instagram meluncurkan sejumlah upaya untuk memerangi bentuk online bullying. Perusahaan telah menghadirkan tool yang didukung artificial intelligence (AI) pada tahun lalu.

Tool tersebut bisa mendeteksi komentar ofensif dan memperingatkan pengguna sebelum mereka memposting sesuatu yang menyakitkan. Hari ini, perusahaan memperkenalkan fitur-fitur baru yang dirancang untuk memajukan inisiatif anti-cyberbullying dan mendorong interaksi positif, dikutip Neowin.

Pertama, perusahaan mengatakan akan menguji alat baru yang akan memungkinkan Anda untuk menyoroti komentar positif. Menurut Instagram, fitur ini akan membantu orang “mengatur suasana untuk akun mereka dan terlibat dengan komunitas mereka dengan pinning sejumlah komentar terpilih ke bagian atas thread komentar mereka”.

Selain itu, Anda kini dapat menghapus komentar yang tidak diinginkan. Instagram mengatakan, Anda sekarang bisa menghapus hingga 25 komentar secara massal.

Di iOS, cukup ketuk komentar dan ikon bertitik di sudut kanan atas sebelum memilih komentar untuk dihapus. Selain itu, Anda dapat memblokir beberapa akun sekaligus dengan mengetuk “Opsi Lainnya”.

Fitur ini juga tersedia di Android dengan menekan dan menahan komentar, mengetuk ikon bertitik, dan memilih Blokir atau Batasi.

Anda juga kini dapat memilih siapa yang dapat mention atau tag Anda di sebuah komentar, caption atau Story. Ada tiga kondisi berbeda untuk @mentions, yakni semua orang, hanya orang yang Anda ikuti, atau tidak ada seorangpun. Anda dapat menyesuaikan pengaturan tag dengan menuju ke Interactions > Tags.

Xiaomi Mi 10 Resmi Hadir dengan Kamera Utama 108MP

Xiaomi kembali membawa ponsel terbarunya di Tanah Air. Kali ini perusahaan asal China tersebut merilis Mi 10.

“Mi 10 hadir dengan sejumlah fitur untuk content creation yang mengesankan dan harganya yang kompetitif untuk segmen flagship, akan menjadi pilihan terbaik untuk konsumen di Indonesia,” kata Country Director Xiaomi Indonesia, Alvin Tse dalam keterangan resmi, Jumat (8/5/2020).

Ponsel mengusung layar AMOLED 6,67 inci. Bodi belakang dan depan ponsel juga dilengkapi Corning Gorilla Glass 5. Bagian dalam ponsel didukung dengan prosesor Snapdragon 865 5G fabrikasi 7nm dengan maksimum clock speed 2,84 GHz dan CPU Kryo 585 baru yang didasarkan pada arsitektur ARM Cortex-A77.

Dengan konfigurasi tersebut Mi 10 diklaim memiliki peningkatan efisiensi dalam penggunaan baterai. Untuk kamera belakangnya mengusung empat kamera di mana kamera utamanya 108MP, ultra wide angle 13MP, lensa makro 2MP, dan depth sensor 2MP. Untuk kebutuhan selfie terdapat kamera 20MP.

Selain mendukung foto, kamera juga membawa fitur perekaman video Ultra HD 8K 30fps, serta memiliki mode video yang beragam dan unik seperti video portrait, color focus, ShootSteady, mode vlog, hingga mode slow motion.

Dari sisi penyimpananya, ponsel dilengkapi dengan RAM 8GB dan penyimpanan internal 256GB. Baterai ponsel mengusung daya 4.780 mAh.

Mi 10 dibekali dengan perangkat audio terbaik di kelasnya. Mi 10 menggunakan sistem dual speaker stereo yang simetris pada bagian atas dan bawah. Ponsel dilengkapi dengan sistem pendingin LiquidCool 2.0 yang terdiri dari ruang uap besar, serta grafit multi-layer, dan tumpukan grafena yang dapat menghilangkan panas yang timbul akibat durasi pemakaian yang panjang.

Ponsel dibanderol dengan harga Rp10 jutaan dan hadir dengan dua varian warna Twilight Grey dan Coral Green.

Hasil Foto realme X3 SuperZoom dengan Pembesaran 60x

Realme akan menghadirkan perangkat terbaru, X3 SuperZoom. Dikutip Sindonews, CEO realme India, Madhav Sheth, secara resmi mengonfirmasi rencana kehadiran realme X3 SuperZoom.

Ponsel itu akan memiliki kamera zoom (pembesaran) 60x. Madhav membagikan foto Bimasakti yang diambil dengan Mode Starry dari ponsel.

Dia juga menantang Anda untuk mencoba dan mendapatkan bidikan yang lebih baik dengan perangkat yang digenggam saat ini.

Pembesaran 60x dicapai dengan pemrosesan digital, tapi astro-fotografi tetap mengandalkan banyak keterampilan komputasi.

Foto yang dibagikan memiliki resolusi 13 MP. Artinya modul tersebut mungkin mirip dengan apa yang ada di dalam zoom 10x Oppo.

Realme X3 SuperZoom akan menggunakan chipset Snapdragon 855+ (Plus) dengan RAM hingga 12 GB (Oppo memiliki 855 non-plus). Ini adalah pilihan yang bagus untuk sebuah chipset karena dianggap lebih kuat daripada S765G, terutama jika 5G tidak menjadi pertimbangan merek.

Pabrikan sendiri sudah memiliki handphone yang mendukung 5G yakni realme X50. X3 SuperZoom dikabarkan memiliki baterai 4.200 mAh dengan pengisian daya cepat 30W.

Black Shark 3 & Black Shark 3 Pro Resmi Dirilis, Ini Spesifikasi dan Harganya

Spesifikasi dan Harga Black Shark 3 & Black Shark 3 Pro

Black Shark resmi merilis penerus dari smartphone gaming idaman Black Shark 2 dan Black Shark 2 Pro. Perangkat penerus tersebut dinamakan Black Shark 3 dan Black Shark 3 Pro.

Tentunya, Black Shark 3 dan Black Shark 3 Pro hadir dengan peningkatan spesifikasi dan fitur dari generasi sebelumnya itu.

Lantas, seperti apa spesifikasi dari Black Shark 3? Bagaimana dengan spesifikasi Black Shark 3 Pro? Berapa harga Black Shark 3 dan Black Shark 3 Pro? Temukan jawabannya di artikel ini!

Spesifikasi Black Shark 3

Mari kita mulai artikel ini dengan membahas Black Shark 3 terlebih dulu. Ini merupakan versi “standar” dari seri Black Shark 3 yang baru dirilis. Spesifikasi yang diusungnya tidak terlalu berbeda dari Black Shark 3 Pro. Yang membedakan datang dari segi baterai, fitur trigger (akan dijelaskan nanti), varian memori, dan ukuran layar yang lebih kecil.

Black Shark 3 hadir dengan layar OLED berbentang 6,67 inci. Dukungan resolusinya sendiri mencapai FHD+. Menariknya, layar yang ada di Black Shark 3 sudah mendukung refresh rate 90 Hz. Artinya, sebagai HP gaming, Black Shark 3 sudah mampu menampilkan gambar yang mulus di layarnya.

Layar yang satu ini juga memiliki touch-sampling 270 Hz, membuatnya cukup sensitif. Akan sangat berguna untuk digunakan bermain game tembak-tembakan yang butuh sensitivitas tinggi.

Dari segi “jeroan”, Black Shark 3 dibekali dengan chipset terkencang Qualcomm saat ini, Snapdragon 865. Chipset tersebut dikombinasikan dengan RAM/media penyimpanan 8GB/128GB, 12GB/128GB, dan 12GB/256GB.

Dari segi kamera, Black Shark 3 dilengkali kamera 64 MP f/1.8 + 13 MP (ultrawide) + 5 MP (depth sensor). Ketiga kamera tersebut diletakkan di housing berbentuk segitiga.

Sementara itu, di bagian depan terdapat kamera 20 MP.

Dari segi baterai, Black Shark 3 punya baterai yang cukup jumbo, yakni 4.750 mAh.

Menariknya lagi, Black Shark 3 mendukung teknologi WiFi 6 dan jaringan 5G.

Black Shark 3

Layar: OLED 6,67 inci FHD+

Teknologi layar: Refresh rate 90 Hz; Touch sampling 270 Hz

Chipset: Qualcomm Snapdragon 865

RAM/Penyimpanan: 8GB/128GB; 12GB/128GB; 12GB/256GB

Kamera utama: Triple, 64 MP f/1.8 + 13 MP (ultrawide) + 5 MP (depth)

Kamera selfie: 20 MP

Baterai: 4.750 mAh

Spesifikasi Black Shark 3 Pro

Seperti yang telah diungkapkan di atas, Black Shark 3 Pro hadir dengan fitur dan spesifikasi yang lebih baik. Ukuran perangkat ini pun lebih besar dari versi “standar” Black Shark 3.

Spesifikasi Black Shark 3 Pro terdiri dari layar OLED 7,1 inci dengan dukungan resolusi QHD+. Dukungan refresh rate 90 Hz dan touch-sampling 270 Hz juga hadir di layar tersebut.

Dari segi “jeroan”, Black Shark 3 Pro dibekali dengan chipset Qualcomm Snapdragon 865 yang dikombinasikan dengan RAM/kapasitas penyimpanan 8GB/256GB dan 12GB/256GB.

Varian RAM 8 GB menggunakan teknologi LPDDR4X, sedangkan RAM 12 GB hadir lebih kencang dengan teknologi LPDDR5.

Konfigurasi kamera Black Shark 3 Pro sama persis dengan Black Shark 3, yakni  64 MP f/1.8 + 13 MP (ultrawide) + 5 MP (depth sensor). Ketiga kamera tersebut diletakkan di housing berbentuk segitiga. Sementara itu, di bagian depan terdapat kamera 20 MP.

Baterai perangkat ini juga lebih besar, yakni 5.000 mAh. Menariknya, Black Shark 3 Pro dibekali kemampuan Quick Charge dengan charger mencapai 65W. Black Shark membeberkan, hanya butuh 38 menit untuk mengisi daya hingga 100%.

Menariknya lagi, Black Shark 3 Pro dibekali dengan tombol fisik triggers. Tombol tersebut tersembunyi di bodi perangkat dan baru akan muncul (pop-up) saat dibutuhkan. Black Shark telah menguji ketahanan pop-up triggers tersebut hingga 300.000 kali dan mengatakan tidak ada masalah sama sekali.

Dari segi desain, Black Shark 3 dan Black Shark 3 Pro sebenarnya identik, minus tombol triggers di Black Shark 3. Bodi perangkat berbahankan metal dan kaca. Menariknya lagi, baik Black Shark 3 dan Black Shark 3 Pro, dibekali jack audio 3.5mm.

Black Shark 3 Pro

Layar: OLED 7,1 inci QHD+

Teknologi layar: Refresh rate 90 Hz; Touch sampling 270 Hz

Chipset: Qualcomm Snapdragon 865

RAM/Penyimpanan: LPDDR4X 8GB/256GB; LPDDR5 12GB/256GB

Kamera utama: Triple, 64 MP f/1.8 + 13 MP (ultrawide) + 5 MP (depth)

Kamera selfie: 20 MP

Baterai: 5.000 mAh

Fitur lain: Tombol Pop-up triggers

Harga Black Shark 3 dan Black Shark 3 Pro

Black Shark 3 dijual dalam pilihan warna Lightning Black, Armor Gray, dan Star Silver.

Black Shark 3 dijual dengan harga:

CNY 3.499 atau Rp7,1 juta untuk model 8GB/128GB.

CNY 3.799 atau Rp7,7 juta untuk model 12GB/128GB.

CNY 3.999 atau Rp8,1 juta untuk model 12GB/256GB.

Sementara itu, Black Shark 3 Pro hadir dalam pilihan warna Black.

Black Shark 3 Pro dijual dengan harga:

CNY 4.699/Rp9,5 juta untuk varian 8GB/256GB.

CNY 4.999/Rp10,1 juta untuk varian 12GB/256GB.

Baca juga: Ini Perbedaan Xiaomi Redmi, Mi, Pocophone, dan Black Shark

Apabila masuk ke Indonesia, apakah kamu tertarik membeli Black Shark 3 atau Black Shark 3 Pro?

Hands-on Asus ROG Phone 2, Smartphone Gaming Mumpuni

Hands-on Asus ROG Phone 2

Menjelang akhir 2019, Asus menghadirkan kejutan di Indonesia. Perusahaan yang awalnya dikenal di dunia PC itu merilis smartphone gaming terbarunya di pasar Tanah Air. Perangkat tersebut adalah ROG Phone 2.

Seperti apa sebenarnya ROG Phone 2 ini? Setelah sempat menjajal sebentar perangkat ini. Berikut ini impresi awal kami memakai produk tersebut.

Desain Asus ROG Phone 2

Hadir sebagai smartphone gaming, Asus ROG Phone 2 memiliki desain “masa depan”. Ia punya desain yang kami anggap “gaming banget”. Sepintas kamu melihatnya, bakal langsung tahu kalau Asus ROG Phone 2 bukan HP Android biasa.

Bagian belakang Asus ROG Phone 2 dilapisi oleh kaca. Materialnya sedikit licin. Untungnya, rangka HP ini terbuat dari besi. Alhasil, produk tersebut tidak akan mudah slip dari genggaman. Apalagi, ada casing keren yang membuat genggaman kamu semakin mantap.

Masih dari bagian belakang, kamu akan menemukan satu garis berwarna oranye bertuliskan “ROG Aerodynamic System”. Ya, garis oranye ini ternyata sistem pendingin perangkat.

Saat saya menjajal perangkat ini, keluar angin panas dari lubang-lubang ventilasi tersebut. Artinya, memang sistem pendinginan ini bekerja untuk mengeluarkan panas dari perangkat.

Di tengah bodi perangkat, terdapat logo ROG. Menariknya, logo tersebut dapat menyala karena berupa lampu RGB.

Di bagian depan, kamu akan menemui layar AMOLED berukuran 6,59 inci dengan dukungan resolusi FullHD+ (1.080 x 2.340 piksel). Layar tersebut memiliki tingkat kerapatan 391 ppi.

Layar ini dilindungi kaca Corning Gorilla Glass 6 untuk perlindungan dari benturan. Menariknya lagi, ada teknologi HDR10 dan refresh rate hingga 120Hz di bagian layar. Tingkat sensitif layar ini mencapai 240 Hz. Layar tersebut punya rasio 19,5:9.

Dimensi produk mencapai 171 x 77,6 x 9,5mm, sangat panjang jika menurut kami. Sangat sulit untuk mengoperasikan Asus ROG Phone 2 dengan menggunakan satu tangan.

Meski begitu, layar tersebut sangat nyaman untuk bermain game dan menonton film. Apalagi, teknologi AMOLED dan HDR10 membuat warna yang dikeluarkan maksimal dan terang. Oh iya, layar memiliki tingkat kecerahan hingga 600 nits.

Asus ROG Phone 2 ini terasa cukup berat. Bobotnya mencapai 240 gram. Bandingkan dengan iPhone 11 Pro Max yang juga punya tubuh bongsor. iPhone versi ini memiliki bobot 226 gram.

Bobot sebesar itu disumbang oleh baterai 6.000 mAh yang ada dalam bodi perangkat. Ya, meskipun bongsor, kamu akan mendapatkan baterai super-besar. Jadi, ya, bobot tersebut terbayarkan lah ya.

Satu hal menarik lainnya, ada dua port USB-C di bodi perangkat. Satu di bawah, satu port lainnya di bagian sisi kiri. Dual port USB-C tersebut menarik karena kamu bisa charge perangkat sambil bermain game di segala posisi. Jika bermain dengan posisi horizontal, kamu tinggal charge di port sisi kiri.

Performa gaming Asus ROG Phone 2

Sebelum menjajal, ada baiknya kita mengetahui spesifikasi yang dimiliki oleh Asus ROG Phone 2. Produk ini dibekali chipset kencang bikinan Qualcomm, Snapdragon 855+. Ini merupakan versi overclock dari Snapdragon 855. Snapdragon 855+ sendiri punya kecepatan hingga 2,96 GHz. GPU yang digunakan juga versi overclock yakni Adreno 640 700 MHz.

Ada juga RAM hingga 12 GB. Untuk pengujian singkat kali ini, kami menggunakan versi RAM 8 GB.

Kami bermain game tembak-tembakan yang sedang populer saat ini, PUBG Mobile. Setting yang digunakan rata kanan, alias setting gambar paling tinggi. Gambar mampu tersaji dengan baik dengan warna yang cerah. Lag pun tidak terasa saat bermain. Frame rate mampu terkunci di 60fps.

Saat kami menjajal game ini selama satu stage, Asus ROG Phone II tidak terasa terlalu panas. Saat kami cek, suhunya ternyata hanya 33 derajat.

Secara keseluruhan, permainan menggunakan Asus ROG Phone II terasa sangat nyaman dan memuaskan.

Kesimpulan Asus ROG Phone 2

Kami memang tidak menggunakan Asus ROG Phone 2. Alasannya sederhana, produk ini memang ditujukan untuk kepentingan gaming. 

Untuk bermain game, Asus ROG Phone 2 terasa sangat nyaman digunakan. Lag tidak terasa. Gambar yang dihasilkan juga punya warna yang cerah berkat teknologi AMOLED.

Apalagi, harganya relatif murah ketimbang ponsel Android flagship. Asus ROG Phone 2 dijual dengan harga sekitar Rp8 juta.

Apakah kamu tertarik membeli Asus ROG Phone 2?